
Polusi kendaraan merusak lingkungan
Jika anda mengaku sebagai individu yang peduli dengan lingkungan, sudahkah hal itu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari? Tak perlu berpikir jauh-jauh, hal itu bisa bermula dari cara anda memperlakukan kendaraan yang digunakan setiap hari sebagai langkah awal.
Tidak berarti harus langsung menggunakan kendaraan yang telah menggunakan teknologi khusus untuk mengakomodasi hal tersebut, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, di antaranya adalah:
Menjaga kondisi mesin dengan melakukan servis rutin untuk memastikan setiap komponen bekerja dengan sempurna. Terutama pada system pembakaran kendaraan, di mana hal ini berperan penting terhadap asap buangannya yang menentukan kadar kontaminasi udara. Asam hitam dari knalpot akan semakin membuat udara dan lingkungan tercemar dan di lain pihak tak ada salahnya pula melakukan uji emisi kendaraan untuk memastikan bahwa kendaraan anda tergolong ramah lingkungan.
Hemat pemakaian bensin merupakan salah satu cara untuk menjadikan kendaraan lebih ramah lingkungan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengakomodasi hal ini, antara lain dengan mengisi bahan bakar pada malam hari mengingat bahan bakar adalah zat yang sangat mudah menguap, karena itu lebih baik untuk mengisi BBM pada malam hari di mana penguapan relatif lebih kecil.
Siasat menghemat BBM lainnya adalah dengan menjaga sikap mengemudi, antara lain dengan tidak memainkan gas dan selalu mengemudi dalam batas kecepatan yang wajar. Dua hal ini membutuhkan pembakaran yang lebih dalam mobil anda. Kendarai mobil dengan tenang dan lembut. Usahakan untuk stabil dalam kecepatan ideal yaitu berkisar antara 40 km – 100 km/jam. Selain hemat, langkah ini akan memperpanjang usia mesin mobil.
Rencanakan jalur perjalanan anda, bila memungkinkan pilih di luar jam sibuk atau usahakan untuk mencari jalur alternatif menghindari kemacetan. Barang bawaan juga harus diperhatikan, bawa seperlunya saja sehingga beban kendaraan tak terlampau besar sehingga bisa menghemat BBM.
Batasi penggunaan AC karena penggunaan peranti ini banyak memakan BBM. Kebiasaan melepas roof rack bila tidak diperlukan juga menjadi hal yang dirasa perlu karena hal ini berpengaruh pada aerodinamika mobil. Roof Rack menyebabkan hambatan udara cukup besar yang memicu mesin bekerja lebih keras dan otomatis membuang BBM lebih banyak (ADT/Klasika/ Kompas, 26 Nov. 2008)
Tinggalkan sebuah Komentar
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal



